2013/12/11

Waspada, Saat Ini Ada 24 Jenis Narkoba Baru


Praktisi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Kusman Suriakusumah, menjelaskan masyarakat harus lebih waspada dengan banyaknya narkoba jenis baru.

"Ada 24 jenis narkoba jenis baru, secara detailnya bisa dilihat di website milik BNN, namun sebaiknya hal ini tidak perlu diumbar-umbar lebih jauh, karena justru bisa menarik para calon pengguna jenis baru tersebut," kata dia pada acara Diseminasi Informasi, Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, bagi kalangan media, di Hotel Grand Panghegar, Jalan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa (10/12/2013).

Kusman mengatakan bahwa justru dengan pemberitaan oleh media, ternyata oleh para pengedar dijadikan sarana promosi.

"Katinon saja misalnya, yang mulai dikenal sejak kasus Raffi Ahmad, mulanya harganya hanya Rp 50 ribu per kapsulnya, namun kini bisa mencapai Rp 500 ribu, naik hingga 1.000 persen harga aslinya," kata dia.

Kusman pun meminta kepada masyarakat Indonesia agar mewaspadai makanan-makanan yang membuat ketagihan.
"Misalnya ada anak yang makan cokelat atau permen, nah anak tersebut merengek terus jika tidak dikasih makanan tadi, siapa tahu di dalamnya ada zat adiktif yang bisa dikategorikan narkoba," katanya.

Sehingga kata Kusman pihaknya perlu bantuan masyarakat jika menemukan zat-zat tersebut, hal ini bisa dilakukan dengan menelepon kepada BNN dengan nomor 02180880011, atau bisa mengubungi SMS Centre BNN di 081221675675.

Selain itu dia berharap dalam waktu dekat pemerintah membuat sarana Rumah Sakit yang khusus menangani narkoba di semua Kota dan Kabupaten, karena di Jawa Barat belum ada Rumah Sakit khusus itu, agar penanganan bagi para pengguna narkoba atau pengedar narkoba bisa lebih mudah. (A-211/A_88)***

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar